Mengajarkan Masak Pada Anak Ternyata bisa Membantu Kecerdasannya

mengajarkan masak pada anak ternyata bisa membantu kecerdasannya

Setiap orang tua pasti ingin anaknya cerdas dalam hal apapun seperti cerdas berhitung atau bahkan memasak. Tanpa disadari kita sering kesal saat anak ikut campur dalam proses memasak. Tahukah, sebenarnya rasa ingin tahu proses memasak itu dapat membantu kecerdasan pada anak lho? Seperti cerita David Collins berikut ini.

Kegiatan berbelanja dan memasak dapat membuat anak lebih pintar dan sehat?

mengajarkan masak pada anak ternyata bisa membantu kecerdasannya

Cerita unik ini didapat dari seorang bapak asal Toronto, Kanada, David Collins yang sering mengajak anaknya umur 4 tahun bernama Samuel berbelanja setiap akhir pekan. Rupanya kegiatan unik ini membuat anaknya menjadi lebih pintar dan sehat. David mengatakan bahwa Ia sering menyuruh Samuel untuk mengingat nama sayur-sayuran dan buah-buahan. Lalu sesampainya dirumah Samuel kembali melihat ayahnya memasak sambil duduk. Samuel suka membantu membuat pancake dan melihat proses pembuatannya. Hal ini yang menjadi sebuah awal mengajarkan anak tentang proses masak memasak.

Ahli gizi dan diet dari Kanada, Kate Comeau, juga sepakat dengan Hal tersebut bahwa jika ingin anak-anak tumbuh sehat dan pintar bisa diajarkan memasak, dengan begitu anak-anak bisa mandiri dan melakukan kegiatannya sendiri ketika sudah tumbuh besar. Secara tidak langsung orangtua juga memperlihatkan bahwa memasak dapat menyehatkan tubuh.

 Tugas dalam proses memasak dapat diarahkan sesuai dengan kemampuan anak seperti memotong sayur dengan tangan sudah cukup menyenangkan bagi anak. Setelah anak sudah mampu membaca resep maka tugas orangtua ialah mengarahkannya.

Kesalahan dan kekacauan sewajarnya akan terjadi seperti tumpahnya bahan masakan, nah, orang tua bisa menjelaskan pada anak bahwa hal tersebut tidak apa-apa dan merupakan hal yang wajar. Orang tua yang mengajarkan anaknya memasak tidak harus melibatkan setiap kali memasak, seminggu sekali sebenarnya cukup. Memasak sendiri dirumah dapat membuat anak terhindar dari obesitas. Karena kita sering lupa saat akhir pekan justru tidak memperkenalkan proses memasak pada anak dan lebih memilih makan di restoran cepat saji.

Berdasarkan hal tersebut, maka bisa saya tarik kesimpulan saat seorang anak mengerti proses memasak dan mengenal makanan yang paling sehat adalah yang dibuat dirumah. Ketika anak tumbuh besar maka tidak akan menggemari makanan cepat saji. serunya memasak sebenarnya bisa dikemas seperti asyiknya belajar berhitung.

Dibaca 549 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrShare on LinkedInPin on PinterestShare on StumbleUponShare on Reddit

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>